Menjelajahi Kawasan Puncak Kesongo di Blora

7/12/2016
Untuk mengisi liburan Lebaran Idul Fitri 1437 H. kemarin, Saya dan teman-teman melakukan perjalanan untuk menjelajahi kawasan Puncak Kesongo yang berada di daerah desa Gabusan Kecamatan Jati Blora - Jawa Tengah. Penasaran akan cerita dari masyarakat yang konon tempat ini masih termasuk kawasan yang mistis. Bahkan berdasarkan keterangan dari masyarakat, tempat ini masih banyak digunakan sebagian orang untuk mencari pesugihan.
Puncak Kesongo memiliki kawasan yang sangat luas yakni sekitar + 100 Ha yang terdiri dari padang rumput dan beberapa kubangan air.

Kawasan Puncak Kesongo di Blora
Kawasan Kesongo merupakan kawasan yang selalu dipenuhi lumpur, air dan rerumputan, makanya oleh masyarakat sekitar, tempat ini dijadikan tempat untuk menggembala hewan ternak.
Pada waktu tertentu, Kesongo akan mengalami luapan lumpur yang sangat besar, bahkan tingginya bisa mencapai 100 meter lebih dan mengeluarkan dentuman suara yang keras serta gas beracun. Oleh masyarakat sekitar peristiwa ini disebutnya NGURDO. Apabila Kesongo mengalami Ngurdo, hewan yang ada disekitarnya pasti banyak yang mati. Oleh karena itu kita dilarang untuk mendekat di lokasi Kesongo.


Menurut keterangan dari Juru Kunci Kesongo, Mbah Sudomo, Kesongo ada sudah sejak lama dan menurut cerita, Nama Kesongo berasal dari cerita dongeng yang menceritakan tentan anak pengembala yang berjumlah 10 anak. Dari sepuluh anak tersebut salah satunya menderita penyakit kulit, sehingga oleh temanya mengusir si anak ini untuk berteduh didalam gua besar. Akan tetapi Gua yang dimaksud adalah seekor ular raksasa, maka dimakanlah kesembilan anak ini. Untuk mengenang kejadian ini, masyarakat menyebutnya KESONGO yang tak lain adalah dari kata KESEMBILA anak yang menjadi korban tadi.

Itulah sedikit cerita mengenai Kawasan Puncak Kesongo yang berada di wilayah Blora. Jika tertarik dan penasaran dengan tempat ini silahkan berkunjung di Puncak Kesongo. Jika dari Kota  Randublatung sekitar 30 Km kearah Barat (Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan), Kalau dari kota Wirosari ke timur Kurang lebih 35 KM.
Previous
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai